Prn johor menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Kuala Terengganu — Perikatan Nasional (PN) menyatakan akan tetap berperan sebagai suara rakyat meski pada Pilihan Raya Negeri (PRN) Johor ke-16 mereka tidak berhasil memenangkan sebarang kerusi. Pernyataan itu disampaikan oleh Pengerusi PN, Datuk Seri Dr Ahmad Samsuri Mokhtar, usai pengumuman keputusan rasmi pemilihan.

Ahmad Samsuri menegaskan komitmen gabungan itu untuk terus memperjuangkan budaya politik yang matang dan berintegriti, dengan fokus pada kebajikan serta kesejahteraan rakyat. Sikap menerima hasil pemilihan secara terbuka juga dikemukakan sebagai bentuk penghormatan terhadap proses demokrasi yang berlangsung.
Reaksi PN pasca-keputusan
Dalam hn di media sosial pada Ahad, Ahmad Samsuri menyampaikan penerimaan terhadap hasil PRN Johor dan menekankan penghormatan terhadap mekanisme demokrasi. Ia mengutip, “Apa juga keputusan yang ditentukan, kita menerimanya dengan hati terbuka dan penuh rasa hormat terhadap proses demokrasi.” Pernyataan ini menjadi dasar sikap parti untuk meneruskan peranan politiknya meski tanpa kemenangan kerusi.
PN, yang menampilkan calon di 32 kerusi Dewan Undangan Negeri (DUN), tidak berhasil memperoleh sebarang kerusi pada pemilihan kali ini. Meski demikian, pimpinan menaruh kepercayaan bahwa perjuangan politik dapat dilanjutkan melalui kerja-kerja advokasi dan pembelaan kepentingan rakyat di luar kerusi legislatif.
Apresiasi kepada pengundi dan jentera parti
Ahmad Samsuri, yang juga menjabat Naib Presiden Pas, turut mengucapkan terima kasih kepada warga Johor yang telah memberikan hak suara mereka. Ia juga memberi penghargaan khusus kepada anggota jentera PN yang terlibat dalam proses kempen.
Dalam pesannya, ia menyatakan: “Setinggi-tinggi penghargaan saya rakamkan kepada seluruh jentera PN yang bertungkus-lumus sepanjang h berkempen.” Lebih lanjut, ia menambahkan, “Pengorbanan masa, tenaga dan komitmen yang dicurahkan menjadi bukti bahawa perjuangan ini digerakkan dengan penuh kesungguhan demi membawa khidmat terbaik kepada rakyat.” Ucapan ini menekankan apresiasi terhadap usaha tim di lapangan meski hasil akhir belum berpihak kepada PN.
Hasil rasmi PRN Johor
Keputusan rasmi yang diumumkan pada Sabtu menunjukkan Barisan Nasional (BN) berhasil membentuk pemerintahan negeri dengan meraih 48 kerusi. Pakatan Harapan (PH) memperoleh delapan kerusi, sementara Perikatan Nasional gagal memperoleh kerusi dari 32 yang ditandingi.
Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR) mencatat 1.874.918 pemilih atau 68,73 persen dari daftar pemilih telah menunaikan kewajiban mereka pada pemilihan tersebut. Rinciannya, Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) bertanding di 16 kerusi, Pas di 11 kerusi, dan Parti Rakyat India Malaysia (MIPP) di lima kerusi dalam kontingen PN.
Kekalahan ini juga memicu beragam reaksi politik di arena negeri, termasuk evaluasi di kalangan parti tentang strategi dan penempatan calon pada kontestasi masa depan. Namun, pernyataan pimpinan PN menegaskan bahwa mekanisme demokrasi dihormati dan akan direspons dengan langkah-langkah berterusan untuk kepentingan rakyat.
Dengan hasil akhir yang memberi mandat kepada BN untuk membentuk kerajaan negeri Johor, PN menegaskan akan terus berfungsi sebagai suara alternatif bagi konstituen yang merasa perlu didengarkan, melanjutkan kegiatan politik dan pelayanan masyarakat sesuai dengan prinsip yang mereka junjung.
